Failing is Beautifull

Kita semua tidak terlalu tua untuk menyadari Indahnya kegagalan di dalam kehidupan kita. Kegagalan membuat seluruh badan kita terbuka, sadar dan kembali lagi ke jalan yang sebenarnya. Jalan yang penuh makna untuk senantiasa berbagi kebahagiaan.

Katakanlah pada hati : “Aku si penakluk kehidupan, trimakasih dan aku menyayangi kegagalan yang selalu mengantarkanku di titik indah ini”

Merasakan apa yang tidak ingin kita rasakan. Seolah membuat banyak sekali pikiran di otak kita. Seolah-olah kita hanya bisa berbaring memikirkannya, tidak melakukan apapun. Terhenti, mati tidak berdaya, memalukan, bahkan merasa terhina oleh orang lain atas perilaku kita. Kita merasa malu dilihat orang lain. Padahal sesungguhnya kekurangan kita adalah kekuatan maha dahsyat yang diberikan Tuhan kepada kita. Itulah kegagalan yang harus kita sikapi dengan bijak.

Saat kita semua ingin meraih apa yang kita cita-citakan kadang kita tidak selalu menemui ekspektasi kita. Ekspektasi kita masih jauh dari angan-angan dengan kondisi kita yang seperti ini. Tidak mau berubah, tidah mau terus maju, tidak bersyukur apa yang diberika Tuhan terhadap kita.

Berusaha menyalakan seribu lilin dengan dua tangan tidaklah cukup. Dan kadang membuat kita menyerah. Rasanya ingin memutuskan semuanya dan kembali ke zona yang biasa-biasa saja. Bahkan kita curang, curang di diri kita sendiri maupun ke orang lain. Kegagalan membuat kita salah tingkah, membenarkan hal yang tidak benar. Kita berbohong di dalam diri kita. Berbohong ! mengkhianati apa yang kita janjikan di dalam hati. Semua impian kita terasa bohong, impian ini besar dan kita sering gagal mencapainya. Tapi bukan itu sepertinya yang dimaksud Tuhan memberikan semuanya kepada kita. Sejauh kita bernafas saat ini, tuhan selalu memberikan kebahagiaan kepada kita lebih dari yang kita minta.

   Pernahkah kita berfikir bagaimana jika banyaknya kegagalan di kehidupan kita tidak datang?. Apa yang terjadi dalam hidup kita?. Hidup tidak terasa indah, hidup ini tidak nikmat. Apa jadinya seorang yang sukses tidak melalui tahap lika-liku.nya. Padahal liku-liku orang sukses adalah cerita yang paling menarik kita contoh. Bagaimana perjuangannya mereka bangkit, bagaimana mahalnya seseorang untuk terus maju.

Orang yang tidak punya pengalaman yang buruk untuk diceritakan dalam mencapai suksesnya, itu adalah pengalaman buruk sesungguhnya. Karena hidupnya hanya biasa-biasa saja. Di dalam hidup kita, sering menyalahkan waktu, cara orang lain yang menyebabkan kita gagal. Kita melupakan sesuatu yang dasar dalam kehidupan. Sesuatu yang membuat indah hidup ini. Seperti banyak orang yang melalui kegagalan karena itulah tahap yang paling membahagiakan.

“Saya tidak percaya pada nasib yang menimpa manusia karena perbuatanya, namun saya percaya pada nasib yang akan menimpa manusia jika ia tidak bertindak” – G. K. Chesterton –

   Kegagalan selalu datang berulang-ulang. Dan kita selalu melakukan hal yang sama terhadap kegagalan. Tanpa komitmen untuk merubahnya, bahagia is nothing. Yang ada hanyalah penyesalan, ketakutan dan kekecewaan yag semu.

Berusaha menjadi pribadi yang baik adalah panggilan hati setiap insan. Kita selalu berusaha mengatur diri kita untuk mencapai hal itu semua. Tetapi kenapa kita terus kembali ke kegagalan kita. Berusaha untuk konsisten tidaklah mudah. Kadang kita sering menyalahkan keadaan. Hal ini aneh, bukankah kita dulu yang membuat seperti ini, lalu kita yang mengutuk diri sendiri kita.

   Rasakan hal yang sama dan ingat kembali kenangan kita mengenai kegagalan. Kegagalan membuat kita frustasi, membuat kita marah. Tapi bukan itu sebenarnya yang diinginkan Tuhan terhadap kita. Kegagalan merupakan semangat yang harus selalu kita syukuri. Dengan kegagalan kita dapat mengambil hikmah dan pembelajaran. Membuat kita semakin sayang terhadap kehidupan ini. Tuhan selalu menginginkan kita terus maju. Setiap orang punya kemampuan mereka masing-masing dalam memahami sebuah kegagalan. Pembeda orang yang sukses adalah pandangan mereka terhadap kegagalan dan terus maju memberikan yang terbaik. Saya percaya bahwa setiap orang sudah cukup mempunyai bekal dengan seluruh potensinya. Tinggal bagaimana mereka, kita semua menyikapinya.

Lihat lah langit, kegagalan adalah sebuah keindahan yang jauh lebih mahal daripada kata sukses. Kegagalan akan jauh lebih membahagiakan dari bahagia itu sendiri. Jujurlah anda akan tersenyum menangis jika anda ingat kegagalan kita. Hal itu Indah untuk dikenang.

Karena ini adalah Perjalanan Hidup. Tidak akan pernah disesali kapanpun. Sama halnya kita tidak pernah menyesal dilahirkan di Dunia. Maka katakanlah “Trimakasih Tuhan”, aku menyayangimu.

Published by

Achsanul F Irvan

My Name Achsan from Civil Engineering Department ITS Surabaya Welcome, Enjoyed :) Achsan_irvan@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s