Karir yang Kita Suka

Alhamdulillah baru pertama kali menggunakan media sosial yang bernama Path. Minggu lalu, saya membeli handphone baru. Dan kebetulan Handphone ini mempermudah akses saya dalam segala bentuk media sosial.  Media sosial menjadi dambaan saya sejak dulu. Karena saya ingin menjalin hubungan dengan banyak orang. Media sosial membuat saya bisa berhubungan dengan orang-orang baik di seluruh Dunia.

Hari ini saya bertemu dengan alumni Teknik Sipil ITS. Dia bekerja di salah satu perusahaan BUMN nasional di Indonesia. Melalui Whats Up saya mendapatkan undangan bertemu dengan dia. Alhamdulillah saya banyak sharing mengenai dunia kerja. Jujur, karena saya masih mahasiswa, di dalam kampus perjuangan ITS. Saya belum mengerti tentang dunia kerja. Singkat cerita, beliau adalah pembimbing lapangan saya saat Kerja Praktik di Jakarta.

Ternyata dunia kerja itu adalah surganya pahala. Dan tidak bisa dianggap remeh. Karena saat nanti kita bekerja bisa jadi akan banyak bermanfaat. Juga bisa juga tidak bermanfaat.
Dunia kerja tidak hanya belajar mengenai disiplin ilmu anda. Tapi kita belajar semuanya. Tidak ada rumus mutlak untuk mencapai kesuksesan kerja. Semua karir membutuhkan waktu dan tahapan. Tapi rumus kuncinya adalah jadilah orang baik yang bermanfaat terhadap banyak orang.

Di hari-hari bekerja, di awal karir kita. Akan menjadi hari-hari sibuk kita. Hari yang penuh adaptasi dan menunjukkan siapa anda. Sehari-hari harus menggunakan bahasa inggris, dll. Tapi jangan kawatir katanya, kehidupan kamu akan indah jika kamu memahaminya.

Saya teringat dengan perkataan salah satu dosen saya mengenai dunia kerja. Selaku insinyur sipil, sebuah kecerdasan akan kita peroleh sepanjang jalan kehidupan kita. Dimana kita bekerja, ilmu itu akan membawa sukses kita. Dan yang membuat bangga kita adalah peran-peran kita di dalam proyek megastructure yang kita tekuni di Dunia. Dan menjadi tinta emas di CV kita nanti.

Bekerja tidak selalu sesuai dengan harapan kita semua. Kebanyakan mahasiswa Indonesia sering juga melihat di sisi nilai uang yang diterima. Tapi bukan itu kebahagiaan karir yang seharusnya kita miliki. memahami karir kita, layaknya menuruti passion kehidupan kita. Jika kita mengarahkan passion kita dengan baik. Maka kita akan bahagia. Dunia kerja sama seperti itu. Youre passion is youre power. Youre planning is youre future

Adapun hambatan yang sering kita temukan dalam dunia kerja adalah aspek sosial. Masyarakat menjadi elemen tidak terlepaskan dari kehidupan kerja. Apalagi menjelang Masyarakat Ekonomi Asean.
Jadi, mari siapkan rencana karir kita dengan cara yang kita suka. Masyarakat akan membuat kita tangguh. Kalau melihat berbagai permasalahan dunia kerja yang beliau ceritakan. Pernah suatu ketika berhadapan dengan masyarakat yang protes akibat kinerja kita. Pernah juga diancam dibunuh. Tapi beliau menceritakan dengan tenang bahwa kerja itu adalah pembelajaran. jadi tidak apa-apa jika melakukan kesalahan, yang penting kita sudah jujur. Pesan-pesan beliau mengarahkan saya menuju pribadi yang benar-benar baik. Alhamdulillah

Membuat saya berfikir matang mengenai Dunia Kerja. Dunia Kerja adalah ladang pahala jika kita semua menginginkannya.

Menjadi semangat saya, belajar dari beliau mengenai cara belajar di dunia kerja. Trimakasih transfer ilmunya.

Published by

Achsanul F Irvan

My Name Achsan from Civil Engineering Department ITS Surabaya Welcome, Enjoyed :) Achsan_irvan@yahoo.com

One thought on “Karir yang Kita Suka”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s