Terompet Malam Tahun Baru 2015

Ditemani suara terompet. Malam tahun baru 2015 aku merasakan beberapa hal. Senang, sedih, haru dan kacau. Senang karena ada harapan baru. Sedih karena banyak yang tidak bermanfaat. Haru karena aku melihat banyak orang bekerja keras. Kacau karena aku mendengar suara terompet yang hilir mudik di telingaku. Kacau, berisik banget. Beberapa fenomena terlihat unik. Ada orang yang bersenang-senang. Beberapa orang mencari rizki. Tukang parkir, penjual makanan, pegawai hiburan hingga promo perusahaan.

Aku mengawalinya berjalan dengan rekan temanku. Awalnya aku bertanya “Adakah kegiatan malam ini?”. Salah satu temanku menghampiriku. “San, ayo merayakan tahun baru!”. Oke, akhirnya aku berangkat. Mengarungi gemerlapnya malam. Bunyi terompet kadang mengganggu kami di perjalanan. Aku hari ini tidak sendirian, ada 20 teman bersamaku.

Kami semua bahagia. Maklum! Ini malam tahun baru bro. Mencoba keluar dari kebiasaan belajar, hehehe🙂. Di sepanjang perjalanan terdengar suara “tiiit, teeet, tooot” . Entah ini anak-anak cari musuh apa?. Bermain terompet mulu. Anak-anak ini kenapa jadi perang terompet. Rupanya tidak hanya anak kecil yang bermain terompet. Pemuda, orangtua juga demikian.

Di malam tahun baru. Kenapa banyak yang dandan aneh-aneh ya?. Wangi-wangiannya juga banyak. Apalagi cewek. Rok pendek, bedaknya banyak. Bergerombol juga. Ada juga yang merokok. Mungkin mereka mencari perhatian. Hati-hati ya bahaya merokok, merokok itu tidak baik mbak, kataku di dalam hati.

Semakin malam semakin ramai. Aku berjalan di car free night di taman Bungkul, Surabaya. We are walking to sighteeing around city.

Pengemis-pengemis malam tahun baru jauh lebih kreatif. Banyak aku temui disini. Entah pengemis atau seniman. Mereka memakai kostum yang unik. Ada ala hantu. Ada yang ala makhluk aneh.  Tujuan mereka adalah menggali uang pengunjung. Waow. Ada wayang golek yang lucu. Cukup menarik.

Tahun baru ini berbeda dengan tahun-tahun perayaan sebelumnya. Karena bertepatan dengan bencana duka Air Asia. Selama kami menikmati tahun baru ini. Kami tidak lupa berdoa kepada korban Air Asia. Alhamdulillah, masih menyempatkan berdoa di sela-sela gemerlap malam. Entah bermanfaat atau tidak malam ini. Setidaknya pengalaman yang patut disyukuri. Malam penuh harapan.

image

Published by

Achsanul F Irvan

My Name Achsan from Civil Engineering Department ITS Surabaya Welcome, Enjoyed :) Achsan_irvan@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s