Cicak ITS

Hai cicak, lihatlah aku. Aku sedang bahagia. Apa engkau juga dapat merasakanya?. Aku menanyakan di malam hari penuh keheningan. Hanya terdengar suara percikan air.

Hai cicak! Apa kabarmu?. Aku minta maaf sudah berbulan-bulan disini. Tapi tidak memperkenalkan namaku. Aku “Achsan”, si pencari ilmu.
Walaupun kadang sebenarnya aku tidak selalu menganggapmu ada.
Tapi aku tau kamu selalu ada di dinding kamarku. Sejak waktu itu.

Kadang kamu terlihat malu. Baiklah, hari ini karena aku sangat bahagia. Aku ajak kamu berbicara padaku. Eiiits !, tapi jangan malu-malu. Jangan takut disampingku hai cicak.

Tau kah kamu hai cicak, apa yang membuatku bahagia hari ini?
(Tersenyum).

Aku melihat teman-temanku bersemangat menuntut ilmu. Mereka datang pagi sekali. Untuk bergegas membuka pintu ruangan ilmu.
Ya, jam 8 pagi di hari libur ini, masih banyak mahasiswa-mahasiswa ITS yang bekerja di Kampus. Mereka umumnya membuat alat-alat yang bermanfaat nanti. Tapi setidaknya di Kampus ini. Kita semua mencoba kemampuan ilmu kami. Berbagi layaknya sapu lidi

Kadang juga mereka mengerjakan tugas dari dosen kuliahnya. Hmmm
Takkenal letih teman-temanku melakukanya. Satu demi satu tugas mereka selesaikan dengan ceria. Walaupun kadang soal yang mereka kerjakan salah.

Walaupun kamu diam tanpa kata. Aku berharap kamu mengerti.

Mengerti apa?
Ayolah cicak. Mereka menjadi semangatku dalam berkarya. Bayangkan jika tidak ada mereka. Aku pasti malas melakukan apapun. Hahaha, semangat mereka memang menular.

Jadi cicak, seandainya kamu ingin bersemangat lagi dalam hidup ini. Atau minimallah biar tangkapan nyamukmu banyak malam ini. Kamu harus berkumpul dengan teman-teman kamu. Jangan menyendiri seperti ini. Agar semangat cicak-cicak temanmu juga menular.

Oiya, jangan lupa berkumpul dengan cicak-cicak shaleh ya. Hehehe

Tapi entahlah, dengan siapapun. Kita semua hendaknya berbuat baik saling menyayangi. Sama seperti kamu. Mungkin kita berbeda makhluk. Tapi Tuhanku menyuruhku untuk menyayangi kamu.

Kamu tau kenapa?

Ya, betul sekali. Karena aku tidak menciotakanMu. Allahlah yang menciptakanmu. Dan aku disuruh menjaga kamu. Menjaga Alam Dunia ini dengan sebaik-baiknya.

Trimakasih ya. Aku ingin kamu merasakan kebahagiaan ini.

Oiya, kamu harus bersyukur ya jadi cicak.

Published by

Achsanul F Irvan

My Name Achsan from Civil Engineering Department ITS Surabaya Welcome, Enjoyed :) Achsan_irvan@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s